Sabtu, 11 Juni 2011

Inilah Koran yang Ditulis Tangan

Seorang katib menulis berita pada halaman The Musalman.
CHENNAI, Kerincigoogle.com — Ketika banyak surat kabar gulung tikar diterjang media online, surat kabar The Musalman bertahan dengan caranya sendiri. Koran sore yang terbit di Chennai, Tamil Nadu, India, itu ditulis tangan.
Terbit empat halaman setiap hari, koran berbahasa Urdu itu bertiras 21.000. Dibutuhkan waktu tiga jam bagi tiga "katib" reporter dan kaligrafer untuk menulis berita di setiap halaman.
Terbit empat halaman setiap hari, koran berbahasa Urdu tersebut bertiras 21.000, yang semuanya pelanggan. Dibutuhkan waktu tiga jam bagi tiga katib (reporter dan kaligrafer) untuk menulis berita di setiap halaman, sebelum diproses hingga menjadi koran yang siap dikirim ke pelanggan.
Jika ada breaking news, seluruh halaman itu harus ditulis ulang. Namun, kini mereka sudah menyediakan sebuah kolom kecil di halaman muka untuk berjaga-jaga apabila ada berita baru.
Lain lagi yang terjadi apabila ada kesalahan tulis. Satu halaman tersebut harus diganti dan ditulis ulang.
Dengan ditulis tangan, surat kabar ini sekaligus melestarikan tradisi kaligrafi rakyat India. Bagi Pemimpin Redaksi The Musalman Syed Arifullah, mempertahankan tradisi adalah urusan hidup atau mati.
"Kami mempertahankan tradisi ini selama 84 tahun dan setelah tahun ketiga tahun pertama memimpin koran ini, saya memutuskan untuk mendedikasikan hidup saya untuk Musalman," kata Arifullah yang memimpin surat kabar itu sejak ayahnya meninggal.
"The Musalman adalah tentang kaligrafi, dan setiap orang tertarik pada kaligrafi. Jika Anda menyalakan komputer, ada perbedaan antara kami dan koran lain. Kaligrafi adalah jantung Musalman. Jika Anda mengeluarkan jantung itu, tidak ada lagi yang tersisa," ujar Arifullah.
Surat kabar itu diterbitkan pertama kali pada 1927 oleh kakek Arifullah, Syed Azmatullah, yang kemudian mewariskannya kepada Syed Faizullah. Ayah Arifullah itu meninggal pada usia 76 tahun akibat infeksi paru-paru. Sejak itu Arifullah menjadi penanggung jawab surat kabar ini.
Bagi para karyawannya, The Musalman menjadi simbol seni yang hampir punah. Dengan bekerja di koran tersebut, mereka tidak hanya melestarikan tradisi kuno, tetapi juga bahasa Urdu.
Karyawan Musalman tergolong setia. Salah satu reporternya, Rehman Hussain, kini berusia 50 tahun dan sudah bekerja di situ selama lebih dari 30 tahun. "Karena bisa berbahasa Urdu, kami dihormati. Dan saya akan bekerja bersama Musalman sampai napas penghabisan," kata Hussain.
Kantor The Musalman sangat sederhana, bahkan cukup tidak nyaman untuk bekerja. Kantor itu suram karena penerangan yang buruk. Suasananya juga bising karena mesin cetak berada di kantor yang sama.
Belum lagi gaji mereka yang sangat kecil. Koran itu hampir tidak menghasilkan laba karena biaya produksi yang cukup tinggi. Namun, bagi para kaligrafer Musalman, bekerja di situ merupakan dedikasi.
"Kecintaan kami terhadap pekerjaan inilah yang membuat saya terikat kepada Musalman," kata Usman Gani, salah satu editor.


Sumber : www.kerincigoogle.com


Jumat, 03 Juni 2011

Inilah Yang Terjadi Jika Benua Tak Terpecah?

Peta pergerakan lempeng
di seluruh dunia (Physorg)

KerinciGoogle.com-- Sekitar 300 hingga 200 juta tahun silam, tujuh benua yang ada sekarang ini berasal dari sebuah benua sangat luas. Benua itu disebut 'Pangea'. Beberapa bagian dari Pangea itu lalu terangkat akibat pergerakan kerak bumi. Lalu terpecah-pecah menjadi patahan atau sekarang kita kenal lempeng tektonik.

Sejumlah benua terlihat saling berpasangan antara satu dengan lainnya. Seperti permainan puzzle yang pas jika dipasangkan. Misalnya, kawasan pantai timur Amerika Selatan, bentuknya cocok jika dipasangkan dengan pantai barat Afrika.

Apa jadinya jika benua itu tidak terpecah dan berpisah satu dengan lainnya? Tentu banyak hal akan terjadi. Tapi yang hampir pasti, dunia ini akan miskin perbedaan. Kurang beragam alias homogen. Baik tumbuhan, binatang, termasuk manusia.

Teori yang kni masih diyakini banyak orang adalah nenek moyang spesies makhluk saat ini terbentuk karena isolasi geografis. Karena 'keterbatasan' akibat isolasi itu, secara perlahan tapi pasti mengalami perubahan. Berevolusi menjadi sifat, dan bentuk baru setelah melewati tantangan alam.
Coba kita perhatikan, sebagai contoh, pulau Madagaskar yang sekarang berada di timur Afrika. Pulau luas ini adalah pecahan dari Pangea bagian selatan pada 160 juta tahun yang lalu.

Menurut Conservation International, di pulau itu, sekitar sembilan dari sepuluh jenis tumbuhan dan mamalia yang hidup, berevolusi dan tidak ditemukan di pulau manapun di atas planet ini.

Profesor ilmu bumi dari Universitas Ohio, Damian Nance, mengatakan jika Pangea tak terpecah, maka kondisi kehidupan di benua itu akan sangat panas dan gersang. "Karena ukuran Pangea sangat luas, awan basah akan hilang sebelum mencapai jarak yang jauh," kata Nance seperti dikutip VIVAnews.com dari lifelittlesciencemysteries.com, Jumat 20 Mei 2011.

Pangea yang belum terpecah itu, bergerak menjauhi kutub akibat rotasi bumi. Sehingga, benua itu terpusat di sekitar ekuator, bagian planet paling panas. Pada iklim seperti itulah, reptil dapat hidup dengan baik. Misalnya dinosaurus, hidup dengan baik saat benua masih menyatu secara luas.


Kamis, 25 November 2010

Sungai Penuh Online : Pemkab Janji Segera Bayar

Gaji 320 Guru Kontrak
Permasalahan tertundanya pembayaran gaji 320 orang tenaga guru kontrak di lingkungan Pemkab Bungo selama empat bulan terakhir, akan segera diselesaikan. Sekda Bungo Khaidir Saleh menjanjikan akan segera membayar gaji itu dalam waktu dekat.
”Kalau tidak akhir bulan ini, kita akan usahakan bulan depan,” ujar Khadiri Saleh, kemarin (24/11).
Terkait keterlambatannya, sekda tidak memungkiri itu dikarenakan defisit anggaran yang dilami Pemkab Bungo beberapa waktu lalu. Menurutnya, banyak perhitungan yang lari dari perencanan awal, ”banyak sasaran yang meleset, akibat hal yang tidak kita duga,” katanya.
Ditambahkan, sebenarnya apa yang menjadi hak para guru sudah dimasukkan dalam anggaran APBD 2010. Besar dana yang diangarakan berkisar Rp 3 miliar. Namun sumber pemasukan tidak sesuai prediksi semula. ”Kita ada masukkan dalam anggaran, kalau tidak salah kisarannya Rp 3 miliar, makanya kita adakan guru kontrak,” ungkapnya.
Saat disinggung gambaran yang menyebabkan pendapatan di luar prediksi, sekda kembali mengungkapkan, banyaknya dana hibah, dana bagi hasil, dana perimbangan, hasil dari royalti dan sumber pendapatan lainnya, hingga kini belum disetor ke pemkab. Akibatnya, tunggakan itu membuat gaji guru kontrak tak terbayar.
Sementara itu, jauh hari sebelumnya, Pemkab Bungo telah melakukan usaha untuk mengejar dan mencari tahu kejelasan dana yang terlambat masuk tersebut. Menurutnya, seharusnya dana tersebut sudah ditransfer. Menurut informasi lain, dana sudah turun dari pusat dan sudah dipegang oleh biro keuangan provinsi dan ditransfer, ”hari ini (kemarin, red) sudah ditransfer dan besok (hari ini, red) akan kita cek sudah masuk atau belum,” ungkapnya.
Hanya saja, jika nanti masih di luar dugaan, ia kembali menegaskan pihaknya akan tetap mengejar dana tersebut. ”Kita tinggal menunggu kapan turun dananya,” tandasnya.
Di tempat terpisah, anggota Komisi III DPRD Bungo Taqi Marwah saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, apa yang telah menjadi hak para guru harus segera dibayarkan. Kalau memang sudah masuk dalam anggaran tahun ini, pemerintah diharap tak lagi menunda-nunda pembayaran honor bagi guru tersebut, ”kita harus bayar dengan cepat,” katanya.
Dalam menghadapi permasalahan ini, ia meminta pemerintah bijaksana dalam mengambil solusi. Tidak menunda-nunda lagi pembayaran.(*)


Rabu, 24 November 2010

sungai Penuh Online : Gaji Guru Kontrak Belum Dibayar

MUARABUNGO - Gaji 320 tenaga guru kontrak di Pemkab Bungo yang tertunggak selama empat bulan, belum juga dibayarkan hingga kemarin (23/11). Fakta itu dibenarkan Sekretaris Dinas Pendidikan Bungo Hardius saat ditemui di Bappeda usai rapat pembahasan gaji guru kontrak.
Hardius mengatakan, dia tidak dapat memastikan secara jelas jumlah pastinya gaji yang belum dibayarkan. “Berapa bulan kita tidak tahu pasti, coba tanya bagian gaji,” katanya, kemarin.
Sementara itu, 320 guru kontrak yang belum dibayar itu terdiri dari guru-guru sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) yang ada di Bungo. Katanya, besar gaji yang diterima setiap guru kontrak itu sekitar Rp 700 ribu per bulan dan akan dibayarkan secepat mungkin.
Menurut dia, gaji guru kontrak yang mengajar di beberapa sekolah tersebut belum dibayarkan karena defisitnya anggaran yang dialami oleh Kabupaten Bungo. Pemerintah tetap akan mengusahakan apa yang menjadi hak para guru kontrak tersebut. “Kami juga bingung, tapi akan tetap berusaha,” katanya.
Kapan akan dibayarakan, Hardius yang didampingi Kepala Bagian SD, SMP, SMU, Dinas Pendidikan Bungo Sanusi tidak dapat memastikan. ”Kita akan tetap mengusahakan agar cepat selesai,” katanya.
Salah seorang guru yang takut namanya disebutkan mengatakan, dirinya sampai saat kemarin belum mendapat kepastian kapan akan menerima apa yang menjadi haknya selama menjadi guru kontrak. Dia tidak terlalu memaksa mengingat kondisi keuangan memang sangat memprihatinkan, tetapi, dirinya meminta kepada pemerintah agar tidak berlama-lama dan mengumbar janji, “kita tahu kondisi keuangan, tapi setidaknya kita diberi kepastian kapan akan dibayarkan,” ujarnya.
Diakuinya, dia mengalami kesulitan ekonomi akibat tidak menerima gaji tersebut. Malah, sejak beberapa waktu lalu, dia terpaksa menggunakan sebagian tabungannya untuk biaya operasional, seperti biaya bensin untuk pergi mengajar.
“Mau tidak mau, saya harus gunakan tabungan sambil menunggu gaji saya cair. Gaji boleh terlambat, tapi ongkos ojek tidak bisa ditunda,” keluhnya.(mar)
Sumber : Jambi Independent Online


Sabtu, 30 Oktober 2010

Sungai Penuh Online : Tarian Titian Mahligai Jadi Ikon Kerinci

KERINCI, JAMBI, KOMPAS.com--Tari Titian Mahligai yang ditampilkan pada saat pembukaan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) 27/10 lalu, dinyatakan telah jadi ikon senibudaya Kerinci.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Arlis Harun, Jumat mengatakan, tarian yang merupakan gabungan dari seni tari, atraksi, dan magis yang merupakan warisan budaya masyarakat Sungai Penuh Kerinci setiap penampilannya selalu bisa memukau penonton oleh aura mistiknya.


Sabtu, 02 Oktober 2010

Kota Jambi


KOTAJAMBI – Kasus pembongkaran Sekolah Dasar (SD) Inpres 81 Kota Jambi mulai menuai tanggapan dari kalangan masyarakat. Salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jambi. Mereka menuntuk Walikota Jambi, dr Bambang Priyanto mundur dari jabatannya jika tidak bisa mempertahankan asset Kota Jambi itu.


Sabtu, 25 September 2010

Muaro Tebo : Bupati Tebo : Pejabat Jangan Bawa Barang Inventaris


MUARATEBO – Mutasi besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tebo, menimbulkan kekhawatiran banyaknya barang inventaris pemda yang dibawa pejabat ke tempat tugas barunya.
Mengantisipasinya, Bupati Tebo, Madjid Mu’az, mengingatkan kepada seluruh pejabat yang pindah tugas tidak membawa barang inventaris ke tempat tugas barunya.
Menurut Madjid, barang inventaris itu merupakan asset pemda karena dibeli menggunakan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).


Kamis, 23 September 2010

Sungai Penuh Online : HBA : Jangan Beranak-Pinak di Asrama Yogya. Cukup Dua Tahun !!!


YOGYAKARTA - Asrama mahasiswa Jambi di Bausasran Danurejan 3 No 717, Yogyakarta, sangat memprihatinkan. Kondisi itu disaksikan sendiri oleh Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), ketika menghadiri gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XII 2010 di Yogya.
Menurut HBA, antara kemauan mahasiswa penghuni asrama (mahasiswa) dengan hasil renovasi yang dilakukan Pemprov Jambi belum ada kesepakatan. Kondisi kamar terlalu kecil, hanya bisa diisi satu orang.


Senin, 16 Agustus 2010

Paskibra Provinsi Jambi 2010-2011 di kukuhkan HBA

KOTAJAMBI - Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) secara resmi mengukuhkan  Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) 2010 ¬ 2011 di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Minggu malam (15/8).
Pengukuhan ditandai dengan pemasangan kendit (sabuk) dan pin Merah Putih oleh Gubernur dilanjutkan para perwakilan Muspida, serta pembacaan Ikrar Dharma Mulia Indonesia.
Anggota Paskibraka yang dikukuhkan terbagi menjadi dua tim, yakni tim Nusa dan tim Bangsa.


Kamis, 12 Agustus 2010

HMI Jambi 2010-2011 di Pimpin Mahasiswa Unbari


KOTAJAMBI - Konferensi Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (Konfercab HMI) Jambi, di Graha Insan Cita (GIC) HMI Jambi, 8 sampai 10 Agustus, secara aklamasi memilih R Adidaya sebagai Ketua Umum HMI Cabang Jambi periode 2010-2011.
Dalam press release yang disampaikan ke redaksi infojambi.com disebutkan, pelaksanaan konfercab sedikit molor dari jadwal awal, karena alotnya pembahasan program organisasi untuk masa mendatang.


Selasa, 20 Juli 2010

Mad Sujarti, S.Pd (Guru SD Koto Iman)Jenefar, S.Pd (Guru SMP N 1 Air Hangat), Herlius, S.Pd. M.Pd (Guru SMA N 1 Air Hangat) TIGA GURU BERPRESTASI TAHUN 2010


ANGKAT NAMA BAIK KAB.KERINCI DI TINGKAT PROPINSI JAMBI
Tiga orang guru berprestasi Kab.Kerinci tahun 2010. Yang diseleksi oleh dinas pendidikan Kab.Kerinci melalui tes tertulis dan wawancara dimana peringkat satu masing-masing jenjang TK,SD,SMP dan SMA/SMK mewakili Kab.Kerinci ke TK Propinsi yang seleksinya dilaksanakan di Hotel Abadi dari tanggal 4 Juli s/d 10 Juli 2010 baru-baru ini. Hal ini tidak mengecewakan Pemerintah Kab.Kerinci yang telah memberikan SUPPORT DAN REWARD yang cukup lumayan baik dibandingkan dengan peserta-peserta lain diluar Kab.Kerinci.  Ternyata generasi muda (guru-red) masih punya potensi dan mampu bersaing dengan peserta lain. Buktinya Tingkat SD Mad Sujarti, S.Pd (Guru SD Koto Iman) mendapat juara 3. Tingkat SMP Jenefar, S.Pd (Guru SMP N 1 Air Hangat) Mendapat Juara 2 dan tingkat SMA Herlius, S.Pd. M.Pd (Guru SMA N 1 Air Hangat) Juara 3. Serta untuk pengawas TK/SD Supratman, S.Pd Juara 3 dan Kepala TK Rotmawati, S.Pdi Juara 2. Hal ini sangat mengangkat nama baik dan citra Pendidikan Kab.Kerinci di tingkat Propinsi Jambi. Berarti dinas pendidikan Kabupaten Kerinci tidak salah memilih wakil-wakil yang di utus untuk berlomba mewakili Kab.Kerinci ditingkat Propinsi, hal ini sudah lama dinantikan karena selama ini tidak pernah diraih oleh Kab.Kerinci. Bahkan mereka mampu mengalahkan kotamadya Jambi, seperti TK SMP Kotamadya Jambi peringkat 3 dan TK SMA Kotamadya Jambi tidak mendapat peringkat sama sekali. Untuk itu masa-masa yang akan datang pilihlah orang-orang yang terbaik yang punya prestasi dan dedikasi yang dapat diandalkan untuk mewakili Kabupaten Kerinci dan harapan semoga pemerintah tetap memperhatikan orang-orang yang telah mengukir prestasi demi kemajuan Pendidikan di BUMI SAKTI ALAM KERINCI. Guru Berprestasi 2010 
SELAMAT BUAT "Mad Sujarti, S.Pd (Guru SD Koto Iman)Jenefar, S.Pd (Guru SMP N 1 Air Hangat), Herlius, S.Pd. M.Pd (Guru SMA N 1 Air Hangat) TIGA GURU BERPRESTASI TAHUN 2010"
http://iklanjambi.tk




Bagi yang ingin belajar PHP / HTML / MySQL Dan ingin membuat WEBSITE SENDIRI dengan sangat Mudah dan Murah sambil langsung praktek, Saya rekomendasikan anda belajar DI SINI atau DI SINI «« di klik biar situsnya keluar, 4 langkah Mudah dan 3 langkah JITU Murah dan Mudah Membuat WEBSITE. D12UL. D12UL


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More