Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah jam raksasa di sebuah pencakar langit di salah satu kota paling suci Islam, Mekah, sudah dibangun. Pada hari Rabu (11/8) pada awal bulan puasa Ramadhan, jam itu sudah mulai berdetak. Namun sebagian warga Saudi ternyata keberatan dengan keberadaan jam ini. Mengapa?
Keberadaan jam raksasa ini digadang-gadang akan menjadi pencatat waktu resmi bagi kaum Muslimin di dunia.
Jam Mekah, Riyadh menyatakan sebagai jam terbesar di dunia, memiliki empat muka dengan ukuran diameter 43 meter.
Dengan ketinggian 400 meter, jam ini juga menjadi pencakar langit di dunia kedua tertinggi dan terbesar.
“Jam Mekkah dimulai satu menit setelah 00:00 pagi ini, hari pertama bulan suci Ramadhan,” begitu rilis pers dari kantor berita Saudi, SPA.
Lebih dari 90 juta keping mosaik kaca yang berwarna menghiasi sisi jam, dan setiap sisinya masing-masing menerakan tulisan besar “Allah” yang bisa terlihat jelas dari seluruh pelosok kota.